
Tiap-tiap yang ada di bumi ini pasti merasai mati. Bahkan Malaikat pencabut nyawapun akan mati, dimana dia (Al Kisah) mencabut nyawanya sendiri diantara surga dan neraka sampai menjerit keras sekali. Andaikata bumi belum hancur, manusia belum mati dan seluruh penduduk alam jagad raya belum mati ; hanya mendengar jeritan Malaikat pencabut nyawa saja, niscaya merak akan mati seketika karena terlalu keras dan sakitnya Malaikat pencabut nyawa.
Kematian adalah alam pertama membuka Hari Kebangkitan bagi tiap-tiap insan ber-nafs. Sebab tiap-tiap jasad ber-nafs pasti merasai mati. Dalam hal ini banyak tersebut dalam Firman Allah Ta’ala :
“Tiap-tiap dari nafs (manusia) pasti merasakan mati, kemudian kepada Kami kamu dikembalian.” (QS. 29 Al Ankabuut : 57)
“Sesungguhnya di sisi Allah pengetahuan (terjadinya hari) kiamat. Dia yang menurunkan hujan. Dia mengetahui apa-apa yang ada dalam rahim perempuan. Seseorang tidak mengetahui apa yang akan diusahakan besuk dan seseorang tidak mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”(QS. 31 Luqman : 34)
“Ialah Mengenal “ hal-hal yang tersembunyi. Ada hadits melalui Ibnu Umar yang dishalehkan oleh Imam Bukhari,”Bahwasanya kunci-kunci keghaiban itu ada 5 perkara, antara lain sesungguhnya Allah yang hanya mengetahui pengetahuan tentang hari kiamat dan seterusnya … “(Dari Ibnu Umar, HR. Iman Bukhari).
Diantara lima itu masalah mati dan dia akan merenggut sekalipun engkau dalam benteng yang kokoh terkawal jutaan uang.
Firman Allah Ta’ala :
“Katakanlah ; sesungguhnya kematian yang kalian lari dari masalah itu ; sesungguhnya kematian itu akan menemui kalian’ kemudian kalian akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui perkara ghaib dan nyata. Lalu Dia memberitakan kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan.”(Qs. 62 Al Jumu’ah : 8)
“Tiap-tiap dari Nafs (manusia) pasti merasai mati. Kami akan menguji kamu dengan kejahatan dan kebaikkan sebagai suatu ujian ; kemudian kepada Kami kamu dikembalikan.”(QS. 21 Al Anbiyaak : 35)
Allah menciptakan sikap-sikap jahat di dunia adalah ujian bagi mereka yang baik. Mampukan mereka menegakkan kebenaran dalam benak mereka ! Kalau dikaji lebih dalam, kejahatan merupakan jembatan emas bagi orang-orang baik menuju surga. Sebab karena kejahatan itu dia bisa berjuang, menegakkan agama, berseri fii sabilillah ; sehingga mereka (orang baik-baik) dijanjikan Surga.
Allah menciptakan sikap-sikap baik di dunia adalah ujian bagi mereka yang jahat. Mampukah mereka menegakkan kebenaran dalam hatinya yang jahat ! Kalau kita kaji lebih dalam, kebaikan merupakan jembatan neraka bagi mereka yang jahat, sebab dia tahu bahwa itu baik, tapi mereka menentangnya ; sehingga merka dijanjikan dalam neraka.
Firman Allah Ta'ala :
“Yang menjadikan mati dan hidup ; supaya Dia menguji kamu siapa diantara kamu yang lebih baik perbuatannya. Dan Dia Maha Perkasa dan Maha Pengampun.(QS. 67 AL Mulk : 02)


Posting Komentar